24 Februari 2024
Pemilihan Umum tinggal hitungan hari, dan suhu Politik di Indonesia semakin memanas. Masing-masing pendukung Pasangan Calon, semakin gencar melakukan kampanye. Tidak terkecuali di Kota Surabaya. 
banner 1500x60

SurabayaBeritanewsnasional.com –  Pemilihan Umum tinggal hitungan hari, dan suhu Politik di Indonesia semakin memanas. Masing-masing pendukung Pasangan Calon, semakin gencar melakukan kampanye. Tidak terkecuali di Kota Surabaya.

Pemilihan Umum tinggal hitungan hari, dan suhu Politik di Indonesia semakin memanas. Masing-masing pendukung Pasangan Calon, semakin gencar melakukan kampanye. Tidak terkecuali di Kota Surabaya. 

Menyikapi keadaan dan suhu politik yang kian memanas tersebut, tentunya sangat membuat khawatir beberapa pihak. Kekhawatiran akan ancaman perpecahan antar saudara sendiri tersebut, menggerakkan Kelompok Relawan Penyelamat Demokrasi Surabaya untuk menyatakan sikap.

Sebanyak sekitar 50 orang, yang tergabung dalam Kelompok Relawan Demokrasi Surabaya, menggelar aksi damai “Deklarasi dan Pernyataan Sikap Relawan Demokrasi Surabaya”, di Taman Surabaya, Bulak, Minggu (14/2) siang.

Dalam aksi dan Deklarasi tersebut, para relawan menyatakan. Bahwa Kebebasan berpendapat harus dijunjung tinggi sebagai amanat konstitusi. Termasuk pilihan politik yang beragam.

Selain itu para relawan juga menegaskan, jika Presiden dan Wakil Presiden serta Menteri juga mempunyai hak untuk mendukung salah satu Paslon dan berkampanye. Karena Hal tersebut telah diatur dalam Undang-undang Pasal 299 Ayat 1

“Kami mendukung sikap bapak Presiden, untuk menentukan arah kebijakan. Serta sangat mengharapkan kehadiran bapak Presiden, dalam rangka berkampanye di Kota Surabaya sebagai wujud menyelamatkan Demokrasi di Indonesia.” ujar salah satu peserta Aksi.

“Kami kelompok Relawan penyelamat Demokrasi Surabaya, berada di garis terdepan untuk membela kehormatan Presiden RI Bapak Joko Widodo.” tegasnya.

 

Res

banner 1500x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *