Terduga Oknum Polri Polsek Mojowarno Membebaskan Tersangka penyalagunaan Narkoba Dengan Tebusan Puluhan Juta Rupiah

oleh -0 Dilihat
oleh

Jombang – (Beritanewsnasional.com) – Kinerja Polri di wilayah Polres Kabupaten Jombang perlu dipertanyakan dalam melayani masyarakat dan ketegasan hukum yang saat ini jadi perbincangan luas, sebelumnya sempat menghebohkan institusi Polri terkait rentetan masalah, kali ini terjadi di Polsek Mojowarno Jombang malah membebaskan Tersangka dengan iming iming saweran

Saat ini Anggota Polres Jombang yang dikomandani AKBP Eko Bagus Riyadi, pada beberapa bulan lalu melakukan penangkapan tepatnya pada hari senin (15/11/2023) malam yang berinisial J dan diduga dilepaskan pada malam itu juga.

Menurut kabar yang masuk ke awak media, terduga yang ditangkap ada satu orang yang bernisial J tapi sudah dibebaskan pada malam itu setelah diduga digebukin dengan mahar nominal Rp.10.000.000.00 (Sepuluh Juta Rupiah).

Menurut pengakuan narasumber yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan bahwa tersangka dikeler dan sesudah itu ada salah satu keluarga dari tersangka yang menyusul dan menyerahkan dana tersebut di atas mobil kepada anggota yang berinisial A.

“Iya mas tersangka itu dibawa keler dulu abis itu ada pihak dari tersangka yang menyusul dan menyerahkan uangnya di atas mobil kepada anggota A”. Ungkap narasumber yang berinisial JV.

Saat awak media menginformasi dengan anggota Kanit Reskrim Polsek Mojowarno yang berinisial A yang pada saat itu, Ia mengaku ikut serta menangkap tersangka, terkait kebenaran kabar pelepasan tersangka yang sudah ditangkap namun dibebaskan dengan tebusan puluhan juta tersebut.

“Memang Benar ada penangkapan terkait penyalagunaan Narkoba, bahkan kejadiannya di depan Polsek dan Saya sendiri ikut dalam penangkapan tersebut.” ujarnya, saat dikonfirmasi oleh awak media di Mako Polsek Mojowarno pukul 19.00 Wib (8/12/23).

Masih Kanit “Itu tersangka sampai dua hari disini mas dan saya lepaskan dan saya bilang ke orang tuanya suruh di rehab saja, (Buk rehapen saja arek iki)”.

Kronologis penangkapan awal mula tersangka J lagi ada dirumahnya dan langsung ditangkap dan di masukkan ke mobil dan di bawa keler (muter), dengan barang bukti 1 (satu) set alat hisap yang ditemukan di dalam rumahnya.

Kami selaku awak media patut mempertanyakan, apakah boleh seorang anggota kepolisian diduga membebaskan tersangka yang jelas jelas terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba namun bebas begitu saja setelah diduga digepuk dengan dana tebusan.

Kami juga sangat menyayangkan atas prilaku seorang oknum anggota Kepolisian yang sangat merugikan masyarakat atas penangkapan yang jelas sudah melakukan kesalahan, bukannya diproses hukum malah dibebaskan dengan tebusan dana puluhan juta.

Kami sebagai awak media mendapatkan informasi kasus ini, langsung dari Narasumber yang tidak ingin di sebutkan namanya.

Dan perlu dipertanyakan, Apakah boleh seorang anggota Polri menangkap tersangka kasus penyalahgunaan Narkoba namun bebas setelah ada dana tebusan puluhan juta?.

Bahkan anehnya lagi, mengapa sekelas Kanitreskrim tidak mengetahui prihal Tersangka J yang dikeler anggotanya, bahkan pada waktu penangkapan Ia sendiri ikut serta, Ada apa ini ?

Pada saat dikonfirmasi terkait masalah kasus tersebut, Ia meminta waktu 1 minggu untuk menjelaskan.

“Beri Saya waktu 1 minggu Mas, baru Saya jelaskan semuanya.” ucapnya kepada awak Media.

Namun menurut warga sekitar tersangka J memang tertangkap atas kasus Narkoba jenis Sabu-sabu saat itu, namun sudah bebaskan.

“Iya memang kemaren ketangkap namun tidak tau kok sekarang sudah bebas”.Jawab warga

Hingga berita ini ditayangkan kami selaku awak media masih mencoba berkordinasi kepada pihak pihak terkait ke Polsek Mojowarno Bahkan ke Polres Jombang supaya pemberitaan kami dapat berimbang.

 

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *