Karena Ingin Mendapatkan Penghasilan Yang Cepat, Akhirnya Kedua Tersangka Menjadi Kurir Sabu

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

Surabaya – (Beritanewsnasional.com) -Beberapa minggu lalu Satreskoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan tersangka peredaran narkoba, kini telah berhasil kembali mengukapkan kasus penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu. Pada hari Senin 20 November 2023 sekira jam 18.00 WIB bertempat Di Kos Jl. Kapas Lor Kulon Kec. Tambaksari Surabaya.

Tersangka yang berhasil diamankan ialah berinisial Hadi ALIAS JON umur 32 tahun, warga asli Jalan Kapas Lor Surabaya. Dan ada satu lagi tersangka ialah A FAUZI masih muda umur 23 tahun juga berani mengonsumsi Narkotika Jenis Sabu.

banner 336x280

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasatnarkoba AKBP Daniel menjelaskan, bahwa tersangka berhasil diamankan berawal adanya informasi dari masyarakat.

“Seperti biasa anggota kami melakukan pengawasan terhadap orang yang melakukan narkotika jenis sabu, akhirnya mendapat informasi bahwa ada kedua tersangka sedang mengonsumsi barang terlarang yaitu sabu. Atas informasi tersebut anggota langsung melakukan pemantauan dan penyelidikan memang betul adanya mengonsumsi barang terlarang, tidak tunggu waktu lama anggota langsung melakukan penangkapan dan pengeledahan di kosnya”Katanya Daniel saat memberikan keterangan terhadap awakmedia.

Barang bukti yang berhasil ditemukan sebanyak 1 (satu) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika seberat ± 0,21 (nol koma dua puluh satu). 5 (lima) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat ± 0,22 (nol koma dua puluh dua). 2 (dua) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat ± 0,23 (nol koma dua puluh tiga). 4 (empat) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat ± 0,24 (nol koma dua puluh empat). 4 (empat) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat ± 0,25 (nol koma dua puluh lima). 3 (tiga) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat ± 0,26 (nol koma dua puluh enam). 3 (tiga) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat± 0,27 (nol koma dua puluh tujuh). Jadi jumlah seluruhnya 22 (dua puluh dua) poket plastik yang didalamnya berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat total keseluruhannya ± 5,02 (lima koma nol dua). 1 (satu) buah dompet warna hitam putih. 1 (satu) buah HP merk Samsung. 1 (satu) buah HP merk Oppo. 2 (dua) buah ATM BCA. 1 (satu) buah buku Tabungan BCA. Uang Tunai sebesar Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) yang disita dari Tersangka.

“Menurut pengakuan dari tersangka HD mendapatkan barang terlarang dari Sdr. DN (DPO) melalui Sdr. KODOK (DPO), dengan cara ketemuan langsung dengan suruhan. Tersangka HD juga menjelaskan bahwa menjual barang berupa 7 (tujuh) Poket Narkotika jenis Sabu, yang sudah laku terjual tersebut yaitu Tersangka HD dibantu oleh Sdr. AF dengan cara mengantarkan sabu kepada pembeli sesuai petunjuk Tersangka HD.

Sambungnya Bahwa dalam menjual barang berupa narkotika jenis sabu tersebut Tersangka HD mendapat imbalan yaitu digaji sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu) sekali ambil sabu dan uang imbalan tersebut sudah langsung Tersangka HD potong saat setor uang kepada Sdr.KODOK ke rekening”Imbuhnya.

Atas perbuatannya kedua tersangka harus bertanggung jawab di dalam jeruji besi beserta dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Jo. Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentanga Narkotika.

 

(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *